https://pekalongan.times.co.id/
Berita

Menhaj Pastikan Cita Rasa Makanan dan Bumbu Khas Indonesia bagi Jemaah Haji

Kamis, 08 Januari 2026 - 15:38
Menhaj Pastikan Cita Rasa Makanan dan Bumbu Khas Indonesia bagi Jemaah Haji Menhaj mencicipi makanan calon penyedia uji cita rasa nusantara. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

TIMES PEKALONGAN, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan uji cita rasa nusantara calon penyedia makanan siap saji dan bumbu pasta konsumsi jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M pada Kamis (8/1/2026). 

Bertempat di gedung serbaguna asrama haji Jakarta, para penyedia makanan siap saji dan bumbu pasta konsumsi jemaah haji Indonesia ini menyajikan sejumlah makanan dan bumbu yang dicicipi dan dinilai oleh panitia dari Kemenhaj. 

Dalam kesempatan itu, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf yang membuka acara tersebut melakukan peninjauan ke sejumlah penyedia makanan siap saji dan bumbu pasta konsumsi jemaah haji Indonesia. 

Menurut Menhaj yang akrab disapa Gus Irfan, Kemenhaj berusaha menghadirkan berbagai makanan dan bumbu khas cita rasa Indonesia untuk nantinya disajikan dan dikonsumsi untuk jemaah haji Indonesia. 

Menhaj-berikan-keterangan-persnya.jpgMenhaj berikan keterangan persnya. (FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

“Kita berharap makanannya itu makanan yang bisa dirasakan oleh lidah Indonesia. Oleh karena itu kita hadirkan hari ini, cita rasa nusantara untuk jemaah kita. Semuanya dalam rangka untuk memberikan cita rasa Indonesia kepada jemaah kita, itu juga terkait dengan makanan,” ucap Menhaj. 

Ia menyadari bahwa pelaksanaan ibadah haji memerlukan fisik yang sehat dan kuat dan makanan menjadi salah satu hal penting dalam penunjang kesehatan para jemaah Indonesia.

Gus Irfan mengatakan, tidak hanya penyediaan makanan saja tetapi kualitas dan gizi dari makanannya menjadi perhatiannya dalam menentukan penyedia makanan yang dipilih untuk menyediakan makanan siap saji dan bumbu yang akan dikonsumsi jemaah Indonesia.

“Semuanya dalam rangka memastikan bahwa rasanya masuk, gizinya juga masuk, insyaAllah aman, karena kita sangat ketat dalam pengawasan. Kita upayakan semua bahan dari Indonesia, kita masih bekerja keras supaya beras bisa masuk ke sana,” katanya. 

Ditanya mengenai kebutuhan bumbu, Gus Irfan mengatakan diperkirakan sekitar 600 ton kebutuhan bumbu Indonesia dan belajar dari pengalaman sebelumnya, pihaknya mengingatkan soal kemasan dan tempat penyimpanan di Arab Saudi. 

“Beberapa dapur yang saya lihat, ada beberapa bumbu yang tidak dipakai karena rusak, baik rusak memasang maupun rusak dalamnya, dan kita pastikan tadi tidak ada yang menggunakan bahan pengawet,” kata Gus Irfan.  

Kegiatan uji cita rasa nusantara calon penyedia makanan siap saji dan bumbu pasta konsumsi jemaah haji Indonesia tahun 1447 H/2026 M ini diikuti oleh sekitar 10 perusahaan. Nantinya akan dipilih perusahaan penyedia makanan siap saji dan bumbu pasta bagi jemaah Indonesia. (*) 

Pewarta : Ahmad Nuril Fahmi
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Pekalongan just now

Welcome to TIMES Pekalongan

TIMES Pekalongan is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.